Penyebab tidak bisa masuk Windows dan cara mengatasinya

Pernahkah mengalami kendala komputer tidak bisa masuk ke Windows (sistem operasi), padahal sebelumnya tidak ada masalah sama sekali?

Jangan Khawatir Jika kamu pernah mengalami masalah ini, karena kali ini saya akan membahas penyebab umumnya satu persatu. Karena memang penyebab komputer gagal booting atau tidak bisa masuk Windows bisa diakibatkan beberapa hal.

Apa saja penyebabnya? Berikut ini penjelasannya.

1. Masalah atau kerusakan pada hardware

Jika saat dihidupkan komputer tidak bereaksi sama sekali, atau hidup kemudian mati kembali, maka kemungkinan besar masalahnya ada di hardware komputer kamu (umumnya, hardware yang menjadi sumber masalah terletak di VGA, memory, dan harddisk). Jika memang ini masalahnya, maka kamu harus mengeceknya satu persatu.

Coba bersihkan RAM dan VGA dari debu dan kotoran, bersihkan pin-nya dengan menggunakan penghapus pensil. Untuk harddisk, coba cek kabelnya, atau gunakan harddisk lainnya untuk memastikan apakah terjadi kerusakan pad hardisk yang kamu gunakan.

2. Software yang tidak kompatibel atau terjangkit virus

Komputer yang tidak bisa masuk Windows bisa jadi karena ada software atau aplikasi yang tidak kompatibel atau terjangkit virus baik sengaja atau tanpa sengaja.

Hal ini pernah saya alami sekitar 2 tahun yang lalu. saat bomingnya android, karena kondisi saya tidak mempunyainya (unsur keterbatasan biaya :v) jadi saya mencari emulator, dan saya mendapatkannya dari situs abal-abal.

keesokan harinya setelah saya menginstall emulatornya, ternyata semua aplikasi saya terenkripsi. alhasil saya harus install ulang deh laptop saya.

Umumnya, software tersebut adalah software bajakan atau hasil download dari website ilegal. Hal ini juga berlaku jika kamu menggunakan patch atau crack dari software berbayar.

Coba kamu ingat-ingat kembali, software atau aplikasi terakhir apa yang kamu instal di komputer sebelum kamu mengalami masalah ini.

Untuk mengatasi masalah ini, kamu bisa masuk ke komputer dengan cara menggunakan safe mode. Untuk bisa mengakses safe mode, kamu bisa menekan tombol F5 (untuk beberapa seri dan merek komputer tertentu mungkin berbeda). Tekan tombol F5 setelah kamu menekan tombol On, atau tepatnya saat komputer pertama kali menyala.

Jika komputer kamu sudah masuk posisi safe mode, segera cek software yang dirasa mencurigakan atau yang terakhir kamu instal.

Jika sudah menemukannya, segera hapus software yang menurut kamu mencurigakan tersebut. Lakukan dengan memilih menu Control Panel > Uninstall Program.

Untuk proses uninstall yang lebih menyeluruh dan aman, kamu bisa menggunakan software IOBIT Uninstaller atau CCleaner. Software ini cukup ampuh dalam meng-uninstall dan menghapus data-data atau cache dari software mencurigakan tersebut. Jika sudah, segera restart kembali komputer kamu.

3. Gagal booting karena komputer terserang virus

Masalah pada komputer ini hampir serupa dengan poin sebelumnya, namun pada poin ini murni karena serangan virus. Serangan virus memang menjadi penyebab beberapa masalah komputer, termasuk komputer yang tidak bisa masuk Windows.

Umumya, serangan ini diakibatkan karena kamu mengunjungi website ilegal dan berkategori keamanan rendah atau berbahaya. Untuk kamu yang menggunakan aplikasi e-mail client (ini yang lagi maraknya terjadi saat ini), jika tidak hati-hati, e-mail dan attach file yang masuk pun bisa terserang.

Untuk masalah ini, kamu bisa masuk ke menu Windows safe mode. Caranya hampir sama dengan poin sebelumnya. Setelah masuk menu safe mode, kamu bisa langsung menjalankan program antivirus dan memeriksanya secara menyeluruh. Jika ternyata antivirus kamu menemukan sebuah virus/malware/spyware, segera hapus dan restart ulang komputer kamu.

4. Terdapat file Windows yang corrupt

File Windows yang corrupt ternyata bisa menjadi penyebab komputer tidak bisa masuk Windows. Untuk mengatasi masalah ini, kamu bisa melakukan repair Windows dengan beberapa langkah berikut kalau masih tidak bisa ya terpaksa install ulang.

Pertama, kamu harus masuk ke BIOS atau menu booting. Tekan tombol untuk masuk BIOS, umumnya tombol deleted (namun, untuk beberapa seri dan merek komputer bisa berbeda).

Ubah boot option menjadi DVD room jika kamu booting menggunakan DVD. Setelah itu, masukkan DVD installer Windows milikmu.

Jika tahap yang kamu lakukan sudah benar, umumnya akan muncul kalimat ”press any key to boot from…”. Jika sudah muncul, tekan sembarang tombol pada keyboard.

Jika sudah masuk menu Windows, kamu bisa klik menu “repair your computer” dan lanjutkan proses repair hingga selesai.

Sekian penjelasan dari saya, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *